Pages

Selasa, 13 November 2012

poin obrolan dengan Direktur KAP BMY Pak Muntalib

Saya tidak merasa sedang di interview sebuah pekerjaan, tapi saya merasakan ini adalah benar2 seleksi yang sangat luar biasa, bukan karena ditanya langsung sama direkturnya, tapi meminta pertanggungjawaban atas apa yang saya minati dan hasil yang tertuang pada transkrip nilai.  Ia (Pak Muntalib) mengatakan, "mas, mbak, kalian kuliah itu dituntuk untuk berkualitas supaya masa depan kalian juga bisa lebih berkualitas", saya harus malu, malu terhadap kebiasaan2 buruk sebelumnya, sesuai yg dikatakan bang Iwan "bongkar bongkar kebiasaan burukmu".
ia menjelaskan proses budi daya Ayam petelor yang begitu ketat, sehingga bisa benar2 mendapatkan kualitas ayam yang sangat bagus. ia mencoba menganalogikan proses penyeleksian ayam dengan penyeleksian karyawan yang pasangan hidup (suami atau istri red). yang bisa aku petik dalam analog ini adalah saya harus bener2 serius melakukan seleksi agar bisa mendapatkan sesuatu yang lebih baik.
poin-poinnya adalah:
-Hidup harus berkualitas
-Harus berani mengambil tantangan
-Harus punya target yang jelas
-Harus tegas
-Jangan biarkan orang lain menunggu

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews